Perundungan (Bullying)

Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan Kampus

Apa itu Perundungan?

Perilaku berulang yang merendahkan, melecehkan, atau menyakiti seseorang karena adanya ketimpangan kekuasaan atau kekuatan.

Perundungan (bullying) dapat terjadi secara fisik, verbal, relasional/sosial, atau secara daring melalui media elektronik (cyberbullying). Fokus utama dari perundungan adalah bahwa tindakan ini dilakukan secara sadar, disengaja, merugikan pihak lain, dan yang paling krusial—terjadi secara berulang-ulang dengan menunggangi relasi kuasa (status, usia, mayoritas ras/kelompok, dsb).

Di lingkungan akademik, relasi antara senior-junior, organisasi, kelompok minat, hingga media sosial wajib diwujudkan dalam relasi yang saling menghargai tanpa ada intimidasi psikologis.

Dampak Psikologis & Akademis

Korban yang terus-menerus mendapat perundungan akan rentan mengisolasi diri, merasa rendah diri, mengalami depresi berat, hingga self-harm dan percobaan bunuh diri. Secara khusus bagi pelajar atau mahasiswa, korban bullying sering kali kehilangan minat belajar, membolos terus-menerus, nilai akademik menurun drastis, atau bahaya putus pendidikan karena teror yang ditanggungnya.