Kekerasan psikis atau emosional melibatkan manipulasi, penghinaan, ancaman, atau intimidasi verbal dan non-verbal. Ini ditujukan untuk mengontrol, merendahkan, atau menakut-nakuti korban tanpa menimbulkan cedera fisik. Contoh bentuk kekerasan ini termasuk pengucilan, caci maki, gaslighting, atau melontarkan ancaman yang menyasar harga diri seseorang.
Di perguruan tinggi, iklim akademis yang sehat harus bebas dari segala bentuk intimidasi psikologis, penindasan verbal, maupun relasi kuasa yang eksploitatif.